BMKG Minta Warga Sulteng Waspada Gempa Susulan
Pemkab Sigi mulai membentuk tim asesmen dari Disperkim untuk mendata rumah rusak ringan dan rusak sedang akibat gempa bumi yang melanda wilayah tersebut.-Foto: ANTARA/HO-Pemprov Sulteng-
Palu, Disway.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu mengingatkan masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro mengatakan, hingga Sabtu, BMKG baru mencatat satu gempa susulan setelah gempa berkekuatan magnitudo 4,7 yang mengguncang Kabupaten Donggala pada Jumat, 11 September 2026.
Gempa susulan tersebut memiliki magnitudo 2,1 dan terjadi di wilayah sekitar 11 kilometer sebelah utara Donggala dengan kedalaman lima kilometer.
"Untuk gempa kemarin dengan magnitudo 4.7 itu susulannya baru tercatat satu kejadian yakni magnitudo 2.1 dan hingga saat ini tidak ada lagi catatan gempa susulan lainnya," kata Djati di Palu, Sabtu.
Menurut Djati, gempa utama tersebut berkaitan dengan aktivitas tektonik pada Sesar Palu-Koro. Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang sekaligus waspada terhadap perkembangan aktivitas kegempaan.
"Gempa ini merupakan aktivitas tektonik biasa dan masyarakat tetap waspada mengingat tren kejadian gempanya untuk lokasi yang sama belum signifikan," kata dia.
Djati mengatakan BMKG terus melakukan pemantauan dan menyampaikan informasi resmi terkait aktivitas gempa. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh kabar yang tidak terverifikasi.
"Gempa bumi memang belum dapat diprediksi kapan dan di mana akan terjadi. Karena itu, informasi yang disampaikan BMKG ditujukan sebagai panduan agar masyarakat dapat mengenali potensi dan melakukan mitigasi," sebutnya.
Untuk memperkuat pemantauan, BMKG telah mengoperasikan 36 sensor gempa yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Perangkat tersebut digunakan untuk memantau aktivitas kegempaan secara real-time.
Sebelumnya, gempa magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Donggala pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 08.53 WITA.
Gempa tersebut kemudian diikuti satu kali gempa susulan berkekuatan magnitudo 2,1 pada pukul 09.14 WITA. Hingga Sabtu, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan lainnya.
Sumber: