UIN Datokarama Palu Targetkan Juara OASE III PTKIN 2026, Kirim 9 Mahasiswa

UIN Datokarama Palu Targetkan Juara OASE III PTKIN 2026, Kirim 9 Mahasiswa

Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman Thahir.-Foto: Antara-

Palu, Disway.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, membidik prestasi dalam ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tingkat nasional 2026. Untuk mewujudkan target tersebut, kampus ini mengirimkan sembilan mahasiswa yang berhasil lolos hingga babak final.

Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman Thahir menyampaikan, sembilan mahasiswa tersebut akan mewakili universitas untuk bersaing dengan peserta dari berbagai PTKIN di Indonesia.

"Sembilan mahasiswa dikirim mengikuti babak final, setelah berhasil melalui tahapan seleksi. Kami optimis dapat meraih hasil positif," kata Lukman di Palu, dilansir dari Antara, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam kompetisi nasional tersebut tidak hanya bertujuan meraih penghargaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya universitas meningkatkan kualitas akademik.

Keikutsertaan dalam OASE juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengukur keberhasilan program pembinaan mahasiswa sekaligus melihat sejauh mana potensi akademik dan kemampuan mahasiswa telah berkembang.

Lukman menambahkan, hasil yang diperoleh dalam kompetisi tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk menyempurnakan pola pembinaan prestasi mahasiswa secara berkesinambungan.

"Sekaligus memperluas peluang kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi lainnya," ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Rektor III UIN Datokarama, Dr. Faisal Attamimi, menjelaskan bahwa pengiriman sembilan peserta merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun lingkungan akademik yang kompetitif serta mendorong lahirnya mahasiswa berprestasi.

OASE III PTKIN 2026 mengangkat tema “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi”. Ajang tersebut diikuti 497 finalis yang berasal dari 54 PTKIN dan akan berkompetisi dalam 18 kategori perlombaan di bidang agama, sains, dan riset.

Faisal menjelaskan, kompetisi tersebut memiliki cakupan manfaat yang lebih luas daripada sekadar menguji kemampuan akademik. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, menghasilkan inovasi, mengembangkan penelitian, serta memadukan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman.

"Kami ingin mahasiswa UIN Datokarama mampu menunjukkan kualitasnya dan bersaing secara sehat dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain di Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi tingkat nasional dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas mahasiswa. Di antaranya memperkuat pola pikir kritis, mengasah keterampilan menyelesaikan masalah, melahirkan ide-ide kreatif, serta memperluas hubungan akademik dengan mahasiswa dari kampus lain.

"Pengalaman mengikuti kompetisi nasional diharapkan menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk terus menghasilkan karya ilmiah, mengembangkan penelitian, dan meningkatkan daya saing UIN Datokarama," ucapnya.

Lebih lanjut, Faisal mengatakan hasil yang diraih para peserta nantinya akan ditindaklanjuti melalui program pembinaan bakat, pengembangan karya ilmiah, serta peningkatan mutu pendidikan.

Sumber: