Banggai, Disway.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 77 warga terdampak banjir yang melanda Desa Uwedaka, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto.
“Curah hujan tinggi mengakibatkan drainase meluap, sehingga air masuk ke permukiman warga di Dusun I dan Dusun II,” kata Asbudianto dalam keterangannya dilansir Antara, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan banjir terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (15/5) sore. Drainase yang tidak mampu menampung debit air menyebabkan luapan masuk ke area permukiman warga.
BPBD Sulteng bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banggai telah melakukan asesmen sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk penanganan dampak banjir.
Hasil pendataan menunjukkan sebanyak 21 rumah terdampak, terdiri dari 11 rumah di Dusun I dan 10 rumah di Dusun II. Di Dusun I tercatat 44 jiwa terdampak, termasuk lima lansia dan empat balita. Sementara di Dusun II terdapat 33 warga terdampak yang terdiri atas enam lansia dan dua balita.
Asbudianto memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut. Meski begitu, warga masih disibukkan membersihkan rumah dari lumpur dan material sisa banjir.
“Air sudah surut, namun masyarakat masih membersihkan sisa material banjir di rumah masing-masing,” ujar Asbudianto.
Ia menambahkan, kebutuhan mendesak di lokasi terdampak saat ini yakni pembangunan plat duiker serta pelebaran dan peninggian drainase guna meminimalkan risiko banjir berulang saat curah hujan tinggi.
Selain itu, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Banggai dalam beberapa waktu mendatang.