Palu, Disway.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, meluncurkan program Social Entrepreneurship and Economic Development (SEED) for Palu 2 sebagai upaya mendorong lahirnya wirausaha sosial dari kalangan pemuda.
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengatakan program tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan membangun usaha yang tidak hanya mandiri tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Program ini dirancang untuk mendorong anak-anak muda Kota Palu agar semakin kreatif, inovatif, dan berani menghadapi tantangan dalam membangun usaha. Saya mengajak seluruh generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan yang luar biasa ini," katanya dilansir Antara, Jumat (26/6/2026).
SEED for Palu 2 merupakan program yang digagas Inkubator Bisnis berbasis Digital (Inbis) Palu bersama Sasakawa Peace Foundation. Program ini bertujuan melahirkan generasi muda yang mampu mengolah potensi lokal melalui konsep kewirausahaan sosial.
Menurut Hadianto, kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk pemuda yang memiliki daya saing, mandiri, dan mampu mengembangkan usaha berkelanjutan.
Program ini mencakup pelatihan kewirausahaan sosial, pendampingan, peningkatan kapasitas peserta, hingga dukungan akses pembiayaan.
Para peserta nantinya akan mendapatkan bimbingan dari mentor berpengalaman, pelatihan pengembangan ide usaha, serta kesempatan membangun jaringan dengan komunitas, mitra usaha, dan berbagai pihak yang membuka peluang kolaborasi.
Selain pembinaan, peserta juga memperoleh dukungan untuk memperkuat usaha yang dirintis, termasuk akses pendanaan guna membantu pengembangan bisnis sosial mereka.
Hadianto berharap kerja sama dengan Sasakawa Peace Foundation dapat memperkuat ekosistem kewirausahaan sosial di Kota Palu sekaligus mendorong munculnya usaha baru berbasis potensi daerah.
Ia menilai inovasi dari anak muda dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus menciptakan dampak positif bagi lingkungan sosial masyarakat.
"Jangan lewatkan kesempatan ini. Mari bersama-sama menjadi generasi muda yang lebih mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri," ujarnya.