Film Kung Fu Soccer Stephen Chow Tanda Kerinduan Penggemar

Sabtu 11-07-2026,12:23 WIB
Reporter : Dimas Satriyo Nugroho
Editor : Dimas Satriyo Nugroho

Produser film ini juga menerapkan strategi perilisan multibahasa, termasuk bahasa Mandarin, Kanton, Inggris, Korea, Jepang, hingga Thai demi memanfaatkan momentum Piala Dunia FIFA 2026 yang tengah menjadi sorotan global.

 

Berdasarkan data dari platform tiket Maoyan, Kung Fu Soccer mendominasi jatah penayangan dengan menguasai 48,2 persen slot pemutaran nasional pada hari perdana.

Film itu mengantongi lebih dari 260 juta yuan di hari pertama saja, menyumbang 80,3 persen dari total pendapatan bioskop harian di China.

Catatan impresif tersebut sekaligus membantu pasar bioskop domestik menembus angka harian 300 juta yuan untuk pertama kalinya dalam 136 hari terakhir.

 

Kendati berjaya secara komersial, film itu menuai respons yang terbelah dengan rating 6,6 dari 10 di platform ulasan Douban.

Kelompok penonton yang mendukung memuji keberanian Stephen Chow keluar dari pakem film olahraga konvensional yang biasanya berpusat pada pahlawan pria, dan memilih menonjolkan solidaritas serta pertumbuhan karakter perempuan.

Penggemar juga menyambut hangat kembalinya humor absurd khas Chow dan sekuens aksi bela diri yang dinilai menangkap jiwa karya-karya lawasnya.

 

Sebaliknya, para kritikus menilai film ini terlalu mendewakan formula sukses Shaolin Soccer sehingga alurnya terasa repetitif.

Kualitas efek visualnya pun tak luput dari kritik karena dianggap ketinggalan zaman, terlepas dari laporan ThePaper.cn yang menyebut proyek ini menggunakan lebih dari 1.200 bidikan efek visual serta teknologi motion-capture dan AI-rendering.

Film Kung Fu Soccer baru akan tayang 12 Agustus di bioskop Indonesia. 

Kategori :