Banjir Parigi Moutong Rendam 4 Desa, 115 KK Terdampak

Selasa 25-08-2026,20:36 WIB
Reporter : Mihardin
Editor : Mihardin

Parigi Moutong, Disway.id - Sebanyak 115 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Parigi Moutong, Moh Rivai, mengatakan banjir melanda Desa Kasimbar Palapi, Desa Kasimbar, Desa Kasimbar Induk, dan Desa Kasimbar Selatan.

"Banjir melanda Desa Kasimbar Palapi, Desa Kasimbar, Desa Kasimbar Induk dan Desa Kasimbar Selatan," kata Moh Rivai dilansir Antara, Selasa (25/8/2026).

Banjir terjadi sekitar pukul 09.00 Wita setelah hujan berintensitas tinggi menyebabkan air sungai meluap hingga memasuki permukiman warga.

Di Desa Kasimbar Palapi, sebanyak 33 KK terdampak. Banjir juga merendam masjid, sekolah dasar, lapangan sepak bola, serta jalan desa. Selain itu, sekitar empat hektare kebun warga ikut terdampak.

Sementara di Desa Kasimbar, sekitar 40 KK terdampak banjir. Sejumlah fasilitas umum berupa masjid dan bangunan sekolah juga turut terendam.

Adapun di Desa Kasimbar Selatan, sekitar 40 KK terdampak dan satu sekolah dilaporkan terendam banjir.

Meski banjir meluas ke sejumlah permukiman, tidak ada warga yang dilaporkan mengungsi. Masyarakat terdampak masih memilih bertahan di rumah masing-masing.

"Di Desa Kasimbar Palapi kurang lebih empat hektare kebun warga terdampak banjir," ujarnya.

BPBD Lakukan Asesmen

Rivai mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parigi Moutong masih melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi dan dampak banjir secara lebih menyeluruh.

Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mempercepat penanganan di lokasi terdampak.

"Pemerintah segera melakukan normalisasi sungai dan menyalurkan bantuan logistik. Kami sedang berkoordinasi dengan instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Balai Wilayah Sungai (BWS)," ucapnya.

Normalisasi sungai menjadi salah satu langkah yang disiapkan pemerintah untuk mengurangi risiko banjir kembali terjadi. Bantuan logistik juga akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.

Hingga laporan terakhir, genangan masih terdapat di sejumlah permukiman. Namun, kondisi tersebut belum membuat warga harus meninggalkan rumah.

Kategori :