SULTENG.DISWAY.ID – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat bisnis transaksi perbankan melalui kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) dalam penerimaan pembayaran tagihan listrik dan transaksi non-tagihan listrik PLN.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Bali, Jumat (9/10). Dalam skema kerja sama ini, BTN berperan sebagai Acquirer, sedangkan Bank BPD Bali menjadi Mitra Acquirer, sejalan dengan penyesuaian skema kerja sama layanan pembayaran PLN. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, sinergi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas bisnis transaksi dengan mengoptimalkan jaringan, infrastruktur, serta kapabilitas teknologi kedua bank. “Lewat kerja sama ini, kedua bank saling melengkapi dalam memperluas akses pembayaran,” ujar Nixon. Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku masyarakat dalam bertransaksi. Aktivitas pembayaran kini semakin banyak dilakukan melalui aplikasi perbankan, termasuk untuk transaksi bernilai kecil yang semakin sering dilakukan masyarakat. Perubahan tersebut membuka peluang bagi BTN untuk memperkuat layanan berbasis teknologi dan mengembangkan bisnis transaksi melalui integrasi sistem pembayaran dengan berbagai mitra usaha dan institusi. Sejalan dengan transformasi menuju true consumer bank, BTN terus meningkatkan kapabilitas teknologi agar dapat menjangkau lebih banyak kebutuhan transaksi masyarakat. BACA JUGA:BTN Housingpreneur Batch 3 Dorong Gen Z Hadirkan Inovasi Untuk Masa Depan Sektor Perumahan Melalui kolaborasi dengan Bank BPD Bali, kedua bank akan mengoptimalkan peran masing-masing dalam pengelolaan dana atas penerimaan pembayaran tagihan listrik dan non-tagihan listrik PLN. Skema tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan pembayaran sekaligus meningkatkan aktivitas transaksi yang memberikan nilai tambah bagi kedua institusi. Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menyambut positif kerja sama tersebut sebagai peluang untuk memperkuat sinergi bisnis dan mengoptimalkan kapabilitas yang dimiliki kedua bank. “Dalam kerja sama ini, kami berharap bisa kita sama-sama optimalkan,” ujar Sudharma. Sudharma juga berharap kolaborasi dengan BTN dapat berkembang pada berbagai bidang usaha lainnya, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan layanan perbankan yang saling memberikan manfaat. BACA JUGA:Masalah Hunian Makin Kompleks, BTN Tantang 1.500 Inovator Bikin Gebrakan Lewat BTN Housingpreneur Batch 3 Selain layanan transaksi PLN, kedua bank berpeluang menjajaki kerja sama yang lebih luas, termasuk pembiayaan sindikasi serta pembiayaan bersama (joint financing) untuk sektor perumahan maupun proyek pembangunan. Peluang tersebut menjadi bagian dari pengembangan hubungan bisnis kedua bank di luar ruang lingkup MoU yang ditandatangani. Kolaborasi kedua bank diharapkan menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang mampu mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus memperluas layanan keuangan bagi masyarakat dan dunia usaha.BTN Gandeng BPD Bali, Perkuat Layanan Pembayaran PLN
Senin 12-10-2026,10:49 WIB
Reporter : Rifaa Ayuni
Editor : Rifaa Ayuni
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 11-10-2026,22:07 WIB
Pemkab Buol Perkuat Pengendalian Inflasi, Harga Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu
Minggu 11-10-2026,22:17 WIB
Rekonstruksi Jalan di Buol Capai 23 Persen, Anggaran Rp72,2 Miliar
Minggu 11-10-2026,22:36 WIB
Pemkab Donggala Dukung Program Satu Hafiz Satu Desa, Bantu Pembangunan Masjid Rp50 Juta
Minggu 11-10-2026,22:29 WIB
Kemenkum Sulteng Perkuat Perlindungan KI untuk Dongkrak Daya Saing Produk Lokal
Senin 12-10-2026,10:49 WIB
BTN Gandeng BPD Bali, Perkuat Layanan Pembayaran PLN
Terkini
Senin 12-10-2026,18:21 WIB
Pemerintah Klaim Swasembada 8 Komoditas Pangan, Surplus Produksi Capai 4,69 Juta Ton
Senin 12-10-2026,18:10 WIB
B50 Mulai Berlaku, Indonesia Bidik Penghematan Devisa Rp170 Triliun dan Setop Impor Solar
Senin 12-10-2026,17:58 WIB
HUT ke-27 Buol, Pemprov Sulteng Salurkan 5.000 Paket Sembako
Senin 12-10-2026,17:49 WIB
Masa Tunggu Haji di Sulteng Dipangkas Jadi 14 Tahun, Kuota 2027 Berkurang
Senin 12-10-2026,17:35 WIB