BPS-Bangkep Canangkan Desa Cantik 2026 Tingkatkan Pengelolaan Data

BPS-Bangkep Canangkan Desa Cantik 2026 Tingkatkan Pengelolaan Data

--

Disway,sulteng.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Cantik) 2026 guna meningkatkan kesadaran, pemahaman, serta kapasitas aparatur desa dan masyarakat dalam pengelolaan data statistik untuk pembangunan daerah.

“Desa adalah ujung tombak data. Semua data itu berasal dari desa, tetapi selama ini desa lebih banyak menghasilkan data tanpa diikuti pemahaman, literasi, dan pengolahan yang baik,” kata Kepala BPS Banggai Kepulauan Hendra Setiawan dalam kegiatan pencanangan dan sosialisasi di Salakan, Senin.

Menurut dia, program Desa Cantik bertujuan meningkatkan kesadaran, literasi, dan peran aktif aparatur desa serta masyarakat dalam penyelenggaraan statistik sektoral.

 

Melalui program ini, kata dia, desa diharapkan tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga mampu memverifikasi, mengolah, dan memanfaatkan data secara optimal untuk pembangunan.

 

Hendra menyoroti masih banyaknya persoalan data di lapangan, seperti ketidaksesuaian antara data administrasi kependudukan dengan kondisi riil.

“Masih ada data penduduk yang tidak mutakhir, misalnya yang sudah meninggal masih tercatat atau penduduk baru belum terdata. Desa perlu berinisiatif memperbaiki kualitas datanya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keseragaman konsep dalam statistik, seperti definisi keluarga dan penduduk, agar tidak terjadi perbedaan persepsi antarwilayah.

 

Selain itu, optimalisasi pemanfaatan data dinilai penting untuk menggali potensi desa, termasuk jumlah UMKM dan aktivitas ekonomi masyarakat.

 

Dalam pelaksanaan program ini, BPS akan melakukan pembinaan dan pendampingan kepada desa melalui agen statistik yang ditunjuk. Aparatur desa akan dilatih memahami statistik dasar hingga penyajian data dalam bentuk infografis.

“Tidak ada rumus-rumus yang rumit. Yang penting adalah bagaimana data itu dipahami, diolah, dan disajikan dengan baik agar bisa digunakan untuk perencanaan pembangunan,” katanya.

Sumber: