ATR/BPN Gandeng UIN Datokarama Percepat Sertifikasi Tanah Lewat KKN Tematik
Kementerian ATR/BPN bersama UIN Datokarama Palu membahas penguatan pelaksanaan KKN tematik pertanahan sebagai upaya mempercepat sertifikasi tanah di Sulawesi Tengah.-Foto: ANTARA/HO-Humas UIN Datokarama Palu-
Palu, Disway.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu membahas penguatan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik pertanahan sebagai upaya mempercepat sertifikasi tanah di Sulawesi Tengah.
Pembahasan tersebut berlangsung di Kampus UIN Datokarama Palu dan dihadiri Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Ekonomi Pertanahan, Dedi Noor Cahyanto, bersama jajaran perguruan tinggi.
Dalam pertemuan itu, Kementerian ATR/BPN mendorong dukungan pemerintah daerah agar pelaksanaan KKN tematik pertanahan berjalan lebih optimal. Bentuk dukungan yang diharapkan meliputi sosialisasi kepada kepala desa dan pendamping desa mengenai program KKN pertanahan dan sertifikasi tanah, penyediaan posko bagi mahasiswa, konsumsi selama kegiatan, hingga fasilitas transportasi menuju lokasi KKN.
"Pelibatan perguruan tinggi dalam sertifikasi lahan/tanah menjadi hal penting, untuk menunjang optimalisasi pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi," ujar Dedi dilansir Antara, Selasa (28/7/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, luas Area Penggunaan Lain (APL) di Sulawesi Tengah mencapai sekitar 2,1 juta hektare. Namun, baru sekitar 34 persen lahan yang telah memiliki sertifikat, sedangkan 66 persen lainnya masih belum bersertifikat.
"Padahal ada potensi ekonomi daerah melalui sertifikasi lahan," ucapnya.
Menurut Dedi, keterlibatan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan pertanahan. Selain mendukung proses inventarisasi, kampus juga diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat terkait administrasi dan legalitas tanah.
Ia menjelaskan, kerja sama ATR/BPN dengan UIN Datokarama tidak hanya mencakup KKN tematik, tetapi juga mendukung inventarisasi tanah wakaf, pendataan lintas sektor untuk program pembangunan tiga juta rumah, hingga pemetaan spasial.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Datokarama Hamlan mengatakan kampusnya telah mengimplementasikan KKN tematik pertanahan dengan menurunkan sekitar 200 mahasiswa ke seluruh kelurahan di Kota Palu.
"Hal ini sebagai tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh rektor UIN Datokaram dengan Menteri ATR/BPN," katanya.
Hamlan menilai program tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk mengaplikasikan pengetahuan akademik dalam menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat.
"Kehadiran mahasiswa UIN sangat vital. Mereka menjadi motor penggerak literasi pertanahan di tingkat tapak, membantu masyarakat memahami pentingnya legalitas aset tanah, sekaligus meminimalkan potensi sengketa di masa depan," ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara ATR/BPN dan UIN Datokarama dapat mempercepat proses pendaftaran tanah di Sulawesi Tengah secara lebih efektif, transparan, dan aman, sekaligus menjadi pengalaman lapangan yang bermanfaat bagi para mahasiswa.
Sumber: