Perpustakaan Digital Hadir di SMPN 6 Palu, Akses Belajar Makin Modern
Pemkot Palu menyambut positif pembangunan perpustakaan digital di SMP Negeri 6 Palu melalui program TJSL atau corporate social responsibility (CSR) Centratama Group.-Foto: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu-
Palu, Disway.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, menyambut positif pembangunan perpustakaan digital di SMP Negeri 6 Palu melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau corporate social responsibility (CSR) Centratama Group.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Hardi mengatakan dukungan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan.
"Pemkot Palu menyambut baik dukungan Centratama Group yang menyalurkan TJSL untuk sektor pendidikan khususnya pembangunan perpustakaan digital," kata Hardi dikutip dari Antara, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi dunia pendidikan. Perpustakaan saat ini tidak lagi sebatas tempat menyimpan koleksi buku, tetapi harus mampu menjadi ruang belajar yang interaktif, kreatif, dan terbuka bagi seluruh peserta didik.
Pembangunan digital library di SMPN 6 Palu dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembelajaran berbasis teknologi sekaligus memperluas akses siswa terhadap berbagai sumber pengetahuan.
"Kehadiran perpustakaan digital diharapkan memperluas akses peserta didik terhadap bahan bacaan dan sumber pembelajaran," ujarnya.
Hardi berharap fasilitas tersebut dapat membantu meningkatkan budaya literasi sekaligus membentuk generasi muda yang kritis, kreatif, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Ia juga meminta perpustakaan digital tidak hanya menjadi fasilitas pelengkap, tetapi benar-benar dimanfaatkan siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar.
"Jadikan digital library ini sebagai pusat aktivitas literasi, pembelajaran, inovasi serta pengembangan potensi peserta didik," katanya.
Adapun fasilitas yang disiapkan dalam program tersebut cukup lengkap. Ruang kelas atau perpustakaan akan direnovasi menjadi pojok baca digital dan dilengkapi pendingin ruangan.
Selain itu, tersedia platform perpustakaan digital dengan standar minimal setara edukasi digital online, koleksi e-book, serta akses internet selama satu tahun.
Fasilitas lainnya mencakup 10 unit komputer, smart TV atau smart whiteboard, furnitur, perlengkapan ruangan, mural perpustakaan, papan informasi, dan donasi.
Program tersebut juga mencakup sosialisasi dan pelatihan bagi pengelola perpustakaan serta pemantauan pemanfaatan fasilitas selama satu tahun.
Sumber: