OJK Sulteng Petakan Potensi Ekonomi Desa Luk Panenteng Lewat Program EKI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).-Foto: Tangkapan IG-
Palu, Disway.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memetakan potensi ekonomi masyarakat Desa Luk Panenteng, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan melalui program pra-inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI).
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah Bonny Hardi Putra mengatakan program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus mendorong pemanfaatannya secara produktif.
“Melalui Program EKI, kami mendorong agar masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan keuangan formal, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” kata Bonny dikutip dari Antara, Jumat (26/9/2026).
Pra-inkubasi dilakukan untuk mengetahui potensi ekonomi yang dimiliki desa sekaligus memetakan kebutuhan masyarakat dalam memperoleh layanan keuangan formal.
Tahapan tersebut mencakup identifikasi potensi ekonomi desa, pemetaan kebutuhan warga, hingga penggalian informasi mengenai akses dan pemanfaatan produk serta layanan jasa keuangan.
Hasil pemetaan kemudian menjadi dasar bagi OJK dalam menyusun langkah pengembangan EKI yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi lokal Desa Luk Panenteng.
Program tersebut dilaksanakan OJK bersama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai bagian dari upaya memperluas akses serta meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan di tingkat desa.
Bonny menjelaskan EKI merupakan salah satu upaya OJK untuk mendorong masyarakat menggunakan produk dan layanan keuangan formal secara tepat dan sesuai kebutuhan.
Pengembangan ekosistem tersebut dinilai penting, terutama bagi wilayah yang menghadapi tantangan geografis dalam memperoleh akses layanan keuangan formal.
Karena itu, OJK bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan akan melanjutkan pengembangan ekosistem keuangan inklusif berdasarkan hasil pra-inkubasi.
Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan keuangan secara produktif untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Sumber: