Difitnah Media Malaysia, Erick Thohir: 'Kelasnya nggak di situ'
--
Sulteng,Disway.id - Reaksi Media Vietnam Terhadap Klarifikasi Erick Thohir Soal Tuduhan Skandal Naturalisasi Malaysia
Belakangan ini, tuduhan yang menyatakan Erick Thohir sebagai dalang di balik laporan Vietnam ke FIFA terkait skandal naturalisasi pemain timnas Malaysia menjadi sorotan. Namun, Erick Thohir telah membantah keras tuduhan tersebut, menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan untuk mengintervensi urusan federasi negara lain dan menjatuhkan lawan dengan cara seperti itu bukan gaya Indonesia.
Menpora Erick Thohir angkat bicara mengani tudingan miring dari media Malaysia terkait dirinya yang disebut jadi dalang di balik laporan Vietnam ke FIFA soal skandal naturalisasi Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Ia memberikan jawaban cukup menohok dan pedas.
Nama Erick Thohir kembali jadi perbincangan di kalangan publik sepak bola Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Indonesia. Dia disebut-sebut terlibat dalam pengaduan skandal naturalisiasi Malaysia ke FIFA.
Isu itu dilemparkan oleh salah satu media Malaysia, MYNewsHub. Melalui unggahannya di sosial media, media tersebut membuat artikel berjudul 'Erick Thohir Dalang Utama Yang Membuat Aduan kepada FIFA'.
Fakta Sebenarnya Pelapor
Padahal, laporan skandal naturalisasi Timnas Malaysia sebenarnya diadukan oleh pihak Vietnam. Namun media Malaysia tersebut menyebut ada campur tangan Erick Thohir, yang menjadi sumber laporan Vietnam.
"Tadi kan saya sudah bilang secara halus. Saya rasa, buat apa kita mengintervensi kemajuan negara lain, sedangkan kita membutuhkan kita bersaing antara negara Asia Tenggara ataupun tingkatannya kita dan negara-negara Asia," kata Erick ditemui di Kemenpora RI, Jumat (20/2).
"Jadi, saya minta maaf, kelasnya nggak di situ gitu. Tidak benar pastinya," tambahnya yang merupakan Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora RI.
Perlu diketahui bahwa laporan terkait skandal naturalisasi tersebut sebenarnya diajukan oleh pihak Vietnam ke FIFA pada 11 Juni 2025, setelah Malaysia menang telak 4-0 atas Vietnam dalam kualifikasi Piala Asia 2027. Pada September tahun lalu, FIFA telah menjatuhkan hukuman terhadap Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM) dan tujuh pemain karena melanggar aturan terkait pemalsuan dokumen naturalisasi.
Sampai saat ini, belum ditemukan laporan yang secara spesifik menyampaikan reaksi langsung dari media Vietnam terhadap klarifikasi Erick Thohir. Namun, sebelumnya media Vietnam seperti Soha.vn dan The Thao 247 pernah menyoroti perkembangan sepak bola di kawasan ASEAN, termasuk terkait program naturalisasi pemain di Indonesia dan Malaysia.
Soha.vn pernah membandingkan program naturalisasi Indonesia yang berjalan sesuai aturan dengan kegagalan Malaysia dalam beberapa kasus, seperti penolakan naturalisasi Mats Deijl oleh FIFA. Sementara itu, The Thao 247 pernah mengulas optimisme Erick Thohir terkait peluang timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 dan menyebutkan perubahan positif dalam sepak bola Indonesia.
Meskipun tidak ada tanggapan langsung dari media Vietnam terkait klarifikasi Erick Thohir, namun klarifikasi tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk bersaing secara sportif dan fokus pada pengembangan sepak bola nasional sendiri. Hal ini diharapkan dapat menjaga hubungan baik antar negara di kawasan dan mendorong persaingan sehat dalam dunia sepak bola.
Sumber: