Gerakan Tanam Cabai di Taipa, Gubernur Anwar Hafid Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan

Gerakan Tanam Cabai di Taipa, Gubernur Anwar Hafid Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan Gerakan Tanam Cabai yang digelar di Kelurahan Taipa.-Foto: Instagram/anwarhafid14-

Taipa, Disway.id - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan Gerakan Tanam Cabai yang digelar di Kelurahan Taipa. Aksi ini menjadi salah satu upaya pemerintah provinsi untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan angka inflasi di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas kebutuhan sehari-hari.

“Saya kembali bersama masyarakat di Taipa dalam Gerakan Tanam Cabai, sebuah langkah sederhana namun sangat berarti untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan laju inflasi di daerah kita,” ujarnya dikutip dari akun Instagram, Minggu (23/11/2025).

Ia menjelaskan, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah atau pot sebagai media tanam. Gerakan kecil seperti ini, kata Anwar, dapat memberi dampak signifikan bagi ketersediaan cabai yang kerap menjadi komoditas pemicu inflasi.

“Melalui kegiatan ini, kita mengajak warga untuk menanam cabai di pekarangan atau pot, gerakan kecil yang dampaknya bisa sangat besar bagi kebutuhan rumah tangga,” tambahnya.

Gubernur turut mengapresiasi keterlibatan Tim Penggerak PKK Sulawesi Tengah dalam menggerakkan partisipasi masyarakat, khususnya kaum ibu.

“Terima kasih kepada Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah @srynirwantibahasoan yang terus menggerakkan ibu-ibu PKK dan masyarakat untuk terlibat aktif. Dukungan berupa bibit dan pendampingan teknik menanam menjadi bagian penting agar gerakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh keluarga di Sulteng,” katanya.

Gerakan Tanam Cabai ini diharapkan dapat memperluas praktik bercocok tanam skala rumah tangga di berbagai daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar. Pemerintah provinsi memastikan dukungan berkelanjutan melalui pemberian bibit, edukasi pertanian, serta pendampingan teknis bagi masyarakat.

Sumber:

Berita Terkait