Diguncang Gempa 5,4 M, Pemkab Buol Langsung Bergerak Cepat Sisir Rumah Warga yang Hancur!

Diguncang Gempa 5,4 M, Pemkab Buol Langsung Bergerak Cepat Sisir Rumah Warga yang Hancur!

Ilustrasi: Rumah rusak akibat gempa bumi-Foto: Antara-

Buol, Disway.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan proses pendataan rumah rusak akibat guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 di wilayah tersebut berjalan optimal. Koordinasi lintas sektor kini diperketat untuk mempercepat fase pemulihan di lapangan.

Wakil Bupati Buol, Moh Nasir Dj Daimaroto, menegaskan sinergi antarlini pemerintahan menjadi faktor penentu agar penanganan pascabencana bisa berjalan cepat dan tepat sasaran tanpa hambatan birokrasi.

"Tentunya pemerintah daerah berkomitmen agar masyarakat terdampak memperoleh haknya, sehingga pendataan harus dilakukan secara akurat dan objektif agar tidak ada warga yang terlewat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi ke depan," kata Nasir di Buol, dilansir Antara, Kamis (16/7/2026).

Nasir memaparkan bahwa langkah taktis saat ini difokuskan pada percepatan validasi data kerusakan rumah milik warga. Seluruh hunian akan dikelompokkan secara terperinci ke dalam kategori rusak ringan, sedang, hingga rusak berat sebagai basis utama pengajuan bantuan dana stimulan dari pemerintah pusat.

"Jadi dari BPBD Sulteng juga akan memberikan pendampingan selama proses pemulihan, termasuk memfasilitasi penyediaan tenda darurat dan hunian sementara bagi warga terdampak," ucapnya.

Saat ini, tim gabungan dari berbagai instansi teknis masih disiagakan di zona terdampak untuk melakukan asesmen menyeluruh. Langkah ini diambil guna menjamin seluruh korban gempa masuk dalam daftar penerima bantuan dan mendapatkan penanganan medis maupun logistik yang layak.

"Harapannya proses penanganan darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi pasca-gempa dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan memberikan kepastian bagi masyarakat untuk segera kembali menjalankan aktivitas secara aman dan normal," kata dia.

Guna menyokong masa tanggap darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah telah menyalurkan paket bantuan awal ke Pemkab Buol. Logistik darurat tersebut berupa 30 lembar selimut, 30 unit kasur, 15 unit tenda keluarga, serta satu unit tenda pengungsi ukuran besar untuk segera didistribusikan ke titik-titik pengungsian.

Merujuk pada data sementara di lapangan, dampak getaran gempa tidak hanya merusak permukiman warga di Kelurahan Kali dan sejumlah tempat usaha. Beberapa fasilitas pelayanan publik vital juga dilaporkan mengalami kerusakan fisik, di antaranya gedung Mal Pelayanan Publik (MPP), ruang perawatan pasien di RSUD Buol, serta kantor Inspektorat Kabupaten Buol.

Sumber: