Kopdes Merah Putih di Sulteng Berpotensi Buka Ribuan Lapangan Kerja
Ilustrasi: Koperasi Merah Putih.-Foto: Disway-
Palu, Disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) melihat keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai salah satu peluang untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Koperasi yang berkembang di wilayah perdesaan tersebut diproyeksikan membutuhkan tenaga kerja untuk mendukung berbagai aktivitas operasionalnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah Sumarno menjelaskan, setiap Kopdes Merah Putih diperkirakan membutuhkan sedikitnya 10 orang untuk menjalankan kegiatan sehari-hari. Kebutuhan tenaga kerja tersebut mencakup berbagai posisi, seperti ketua, bendahara, manajer, pengawas, hingga staf yang bekerja di lapangan.
"Satu unit Kopdes minimal membutuhkan sekitar 10 orang tenaga kerja yang siap mengelola operasional maka bisa ribuan masyarakat bekerja di koperasi itu," kata Sumarno dikutip dari Antara, Rabu (30/9/2026).
Menurut Sumarno, jumlah tenaga kerja yang dapat diserap berpotensi bertambah apabila koperasi memperbesar skala kegiatan usahanya. Pengembangan berbagai jenis unit usaha di masing-masing desa juga dapat menciptakan kebutuhan tenaga kerja tambahan.
"Sebagian besar Kopdes Merah Putih di Sulteng ini bergerak di sektor ritel yang menjual kebutuhan masyarakat yakni sembako dan elpiji," pungkasnya.
Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 1.981 Kopdes Merah Putih tengah memasuki tahap pembangunan gerai. Koperasi tersebut tersebar di 13 kabupaten dan kota yang berada di wilayah Sulawesi Tengah.
"Dari total itu 270 Kopdes sudah selesai pembangunan gerai fisik," ujarnya.
Sumarno berharap pengembangan Kopdes Merah Putih dapat memberikan dampak langsung terhadap kesempatan kerja masyarakat di wilayah perdesaan. Kehadiran koperasi tersebut juga diharapkan membantu mengurangi pengangguran sekaligus memperkuat kemampuan ekonomi masyarakat desa.
Data ketenagakerjaan menunjukkan tingkat pengangguran di Sulawesi Tengah terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat turun dari 3,75 persen pada 2021 menjadi 2,92 persen pada 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), TPT Sulawesi Tengah pada November 2025 berada di angka 2,89 persen. Angka tersebut turun 0,03 poin persentase dibandingkan posisi Agustus 2025.
Pada November 2025, jumlah penduduk yang bekerja di Sulawesi Tengah tercatat sebanyak 1.659,11 ribu orang. Jumlah tersebut bertambah 6,26 ribu orang dibandingkan dengan kondisi pada Agustus 2025.
Sumber: