Palu Masuk 12 Besar Nasional Program Kelurahan Cinta Statistik 2026
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu, Irmayanti Pettalolo.-Foto: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu-
Palu, Disway.id – Kota Palu, Sulawesi Tengah, berhasil menembus 12 besar desa dan kelurahan terbaik nasional dalam program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) tahun 2026. Capaian tersebut diperoleh berdasarkan hasil penilaian Badan Pusat Statistik (BPS).
Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, menjadi perwakilan Kota Palu dalam ajang tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu, Irmayanti Petalolo, mengatakan prestasi ini diharapkan dapat mendorong wilayah lain untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap statistik sebagai bagian dari pembangunan berbasis data.
"Kota Palu diwakili Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur. Prestasi itu harus menjadi motivasi bagi wilayah lain dalam meningkatkan literasi statistik kepada masyarakat, guna menunjang pembangunan berbasis data," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu Irmayanti Petalolo di Palu, dilansir dari Antara, Jumat (30/10/2026).
Menurut Irmayanti, program Cinta Statistik merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membangun kesadaran, meningkatkan pemahaman, serta mendorong kemandirian aparatur pemerintahan dalam mengelola dan memanfaatkan data statistik. Data tersebut dibutuhkan untuk mendukung berbagai kebutuhan dalam pelaksanaan pemerintahan.
Program ini juga diarahkan untuk memperkuat kualitas perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan dan desa agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pelaksanaannya diharapkan sejalan dengan prinsip Satu Data Indonesia sehingga data yang digunakan antarsektor dapat terintegrasi.
"Data bukan hanya sekedar akumulasi angka yang tercatat. Pembangunan daerah tanpa berbasis data sulit mencapai hasil yang optimal. Statistik sangat penting dalam penyelenggaraan pembangunan berkelanjutan," katanya.
Ia turut mengingatkan pentingnya pembaruan data secara rutin oleh seluruh perangkat daerah, termasuk dalam proses penyusunan dan pemutakhiran profil kelurahan. Menurutnya, data perlu diperbarui setiap tahun untuk memastikan keakuratan dan validitas informasi yang menjadi dasar penyusunan program pembangunan di Kota Palu.
"Hadirnya agen statistik di tingkat kelurahan diharapkan kualitas data yang dihasilkan semakin baik dan dapat menunjang pengambilan kebijakan yang tepat sasaran," pungkasnya.
Irmayanti mengungkapkan, seluruh 46 kelurahan di Kota Palu telah dibentuk sebagai kelurahan Cinta Statistik. Namun, Kelurahan Lolu Utara mendapat persiapan khusus untuk mengikuti rangkaian penilaian dan kompetisi, mulai dari tingkat provinsi hingga berhasil masuk dalam nominasi nasional.
Ia menambahkan, pengembangan statistik sektoral tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian penghargaan. Lebih dari itu, upaya tersebut menjadi bagian dari peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan informasi yang dapat dipercaya.
Data yang akurat, terkini, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan diperlukan untuk memberikan gambaran yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Informasi tersebut mencakup berbagai bidang, antara lain sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan pelayanan publik lainnya.
"Kami berharap BPS melakukan pendampingan berkelanjutan kepada perangkat daerah guna penguatan statistik sektoral, supaya dapat dilaksanakan secara konsisten dan terintegrasi," tuturnya.
Adapun 12 desa dan kelurahan yang masuk dalam daftar terbaik nasional program Cinta Statistik 2026 berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Daftar tersebut meliputi Desa Sidodadi, Kabupaten Penawaran, Lampung; Desa Rindu Hati, Kabupaten Central Bengkulu, Bengkulu; Desa Keposang, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung; Kelurahan Setabelan, Kota Surakarta, Jawa Tengah; serta Kelurahan Bulak Banteng, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Selanjutnya, terdapat Desa Pengembangan, Kabupaten Jembrana; Desa Bongkasa Pertiwi, Kabupaten Badung, Bali; Kelurahan Paraya, Kabupaten Lombok Tengah; Desa Danang Selatan, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB); Desa Sumber Sari, Kabupaten Kuta Kartanegara, Kalimantan Timur; Desa Limbu Sedulu, Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan Utara; dan Kelurahan Lolu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Sumber: