Porsche kini fokus pada strategi “value over volume” — lebih mengutamakan nilai margin dan profitabilitas daripada jumlah unit terjual — sambil terus memperluas jajaran kendaraan listrik dan hibrida untuk memenuhi tren industri.
Penurunan penjualan Porsche sebesar 26 persen di China pada 2025 mencerminkan tantangan besar dalam menghadapi persaingan pasar EV serta perubahan preferensi konsumen di segmen kendaraan mewah. Meski penurunan global lebih moderat (sekitar 10 persen), fakta ini menunjukkan dinamika pasar otomotif mewah yang semakin kompetitif di tengah transisi menuju elektrifikasi dan perubahan kondisi ekonomi global.