Daging Kurban jangan Langsung Masuk Kulkas ! Ikuti Tips ini biar Gak Rusak

Rabu 27-05-2026,08:30 WIB
Reporter : Dimas Satriyo Nugroho
Editor : Dimas Satriyo Nugroho

Salah satu tantangan mengolah daging kambing atau sapi kurban adalah aroma prengus yang cukup kuat. Untuk mengatasinya, banyak orang menggunakan bahan alami seperti jahe, nanas, atau pepaya muda sebagai bahan marinasi.

Jahe dikenal mampu membantu menyamarkan bau amis sekaligus memberi aroma hangat pada daging. Sementara pepaya muda mengandung enzim papain yang membantu memecah serat daging agar lebih empuk.

Daging dapat dilumuri parutan jahe atau dibungkus daun pepaya selama sekitar 15-30 menit sebelum dimasak. Waktu marinasi tidak boleh terlalu lama karena enzim alami pada pepaya bisa membuat tekstur daging terlalu lembek. Perlu diingat, bahwa daging yang akan dimasak saja yang boleh dimarinasi.

4. Pisahkan Setiap Bagian

Saat menerima daging kurban, banyak orang langsung mencampur semua bagian ke dalam satu kantong. Padahal, cara ini kurang ideal untuk penyimpanan jangka panjang.

Daging, tulang, dan jeroan memiliki karakteristik berbeda sehingga sebaiknya dipisahkan sejak awal agar kualitas masing-masing tetap terjaga. Jeroan termasuk bagian yang lebih cepat rusak dan memiliki aroma lebih tajam dibandingkan daging biasa.

Daging juga sebaiknya dipisahkan dalam porsi kecil di dalam kantung atau wadah yang berbeda-beda. Tujuannya agar ketika akan digunakan hanya secukupnya daging atau bagian potongan yang dicairkan saja dan tidak merusak sisa potongan yang lainnya.

5. Cairkan Daging Secukupnya

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah mencairkan daging beku di suhu ruang terlalu lama. Cara ini memang cepat, tetapi berisiko membuat bakteri berkembang pada permukaan daging yang mulai hangat sementara bagian dalamnya masih beku.

Metode yang paling dianjurkan adalah memindahkan daging dari freezer ke chiller semalaman sebelum dimasak. Cara ini membantu menjaga tekstur daging tetap baik sekaligus mempertahankan rasa alaminya.

Jika ingin lebih cepat, daging bisa direndam dalam air dingin dengan kondisi masih terbungkus rapat agar tidak terpapar langsung air. Proses beku-cair berulang dapat merusak tekstur dan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.

Kategori :