Sigi, Disway.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, terus mengakselerasi pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk memperkuat upaya deteksi dini penyakit di masyarakat. Hingga pertengahan tahun ini, jangkauan pelayanan telah menyasar 19,33 persen dari total target warga sepanjang tahun 2026.
"Kalau untuk Sigi itu sasarannya 6 persen dari jumlah penduduk di wilayah kerja puskesmas setiap bulannya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi Trieko Stefanus Larope dilansir Antara, Rabu (22/7/2026).
Trieko menjelaskan bahwa skema penerima manfaat CKG di wilayahnya tidak melulu berpatokan pada warga yang sedang berulang tahun. Layanan ini dibuka secara inklusif untuk seluruh kelompok usia, mulai dari bayi yang baru lahir hingga kelompok lansia.
"Jadi sasaran semakin luas sehingga capaiannya pasti makin meningkat. Saya pun sudah perintahkan seluruh kepala puskesmas untuk mencari ajang atau di mana ruang-ruang mengumpulkan masyarakat agar pelaksanaan CKG dapat berjalan optimal," ucapnya.
Langkah proaktif ini membuat akumulasi capaian dari 19 puskesmas yang tersebar di Kabupaten Sigi berhasil memenuhi target yang ditetapkan.
"Target Nasional itu 45 persen dari jumlah penduduk. Kalau di Sigi pembandingnya yakni 6 persen dari jumlah penduduk per puskesmas," sebutnya.
Lebih jauh, Trieko menekankan bahwa CKG merupakan pilar penting dalam tindakan preventif. Pemeriksaan medis yang dilakukan mencakup pemantauan kondisi fisik dasar, seperti pengukuran tekanan darah, suhu tubuh, hingga pemeriksaan fungsi pernapasan.
"Saya mengimbau dan mengajak masyarakat di Kabupaten Sigi agar rajin dan lebih aktif untuk berpartisipasi dalam cek kesehatan gratis," kata dia.
Berdasarkan data terkini, Kabupaten Sigi dihuni oleh 273.851 jiwa. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 52.940 warga telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma ini hingga akhir Juni 2026.