Longsor Terjang Morowali Utara: Akses Jalan Putus Total, Dua Desa Terisolasi!

Minggu 26-07-2026,20:10 WIB
Reporter : Mihardin
Editor : Mihardin

Palu, Disway.id - Bencana tanah longsor melumpuhkan akses transportasi darat yang menghubungkan Desa Lemowalia dan Desa Salubiro di Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang membuat Sungai Swuya meluap dan mengikis tebing setinggi tiga meter pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengungkapkan bahwa terjangan longsor tersebut membuat badan jalan ambruk hingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan, termasuk roda dua.

“Hujan deras mengakibatkan Sungai Swuya meluap dan mengalir deras mengikis tanah tebing, sehingga tebing setinggi kurang lebih tiga meter kehilangan penopang dan runtuh menjadi longsoran. Akibatnya akses jalan kedua Desa Lemowalia dan Salubiro terputus,” ujar Asbudianto di Palu, dilansir Antara, Minggu (26/7/2026).

Akibat terputusnya jalur utama ini, sebanyak 627 kepala keluarga (KK) atau lebih dari 2.100 jiwa warga dari kedua desa dilaporkan terisolasi. Rinciannya mencakup 500 KK (sekitar 1.700 jiwa) di Desa Salubiro dan 127 KK (sekitar 404 jiwa) di Desa Lemowalia. Berdasarkan laporan sementara, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian ini.

Penanganan Darurat & Kebutuhan Mendesak

Menanggapi insiden tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Morowali Utara bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah langsung turun tangan melakukan asesmen cepat serta berkoordinasi untuk penanganan di lapangan.

Mengingat kondisi wilayah yang masih terisolasi, pihak berwenang menegaskan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pembangunan jembatan darurat serta penyediaan material timbunan guna memulihkan akses transportasi warga secepatnya.

Kategori :