Desil DTSEN Bukan Patokan Tunggal Ekonomi Keluarga

Minggu 23-08-2026,10:53 WIB
Reporter : Mihardin
Editor : Mihardin

Informasi desil dapat dimanfaatkan kementerian dan lembaga sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran atau prioritas program pemerintah.

Namun, berada pada desil tertentu tidak otomatis membuat seseorang berhak menerima bantuan tertentu. Setiap program memiliki persyaratan dan kriteria penerima yang disesuaikan dengan tujuan masing-masing.

Karena itu, informasi desil perlu dibaca sesuai konteks program yang menggunakannya.

Posisi Desil Bisa Berubah

Posisi desil sebuah keluarga dapat mengalami perubahan seiring perubahan kondisi sosial ekonomi serta perubahan posisi keluarga tersebut dibandingkan keluarga lainnya.

Meski demikian, perubahan satu kondisi tidak otomatis mengubah desil karena pemeringkatan dilakukan berdasarkan berbagai indikator secara bersamaan.

Untuk menjaga kualitas data, DTSEN terus diperbarui menggunakan berbagai sumber, termasuk data administrasi, sensus dan survei, pembaruan dari kementerian/lembaga serta pemerintah daerah, pengecekan lapangan (ground check), dan informasi yang disampaikan masyarakat melalui kanal yang tersedia.

Per 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencakup 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga. Data tersebut terus dimutakhirkan agar semakin menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Masyarakat yang menemukan data dirinya atau keluarganya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan melalui mekanisme usul dan sanggah.

Sejumlah kanal yang tersedia antara lain Cek Bansos melalui situs atau aplikasi, SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, serta Cek DTSEN.

Namun, pengajuan pembaruan data tidak berarti posisi desil akan berubah secara otomatis. Informasi yang diberikan masyarakat akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali sesuai data serta metode yang berlaku.

"BPS bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terus melakukan pemutakhiran untuk menjaga kualitas DTSEN agar semakin mencerminkan kondisi masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam memastikan informasi diri dan keluarganya sesuai dengan kondisi sebenarnya juga menjadi bagian penting dari proses tersebut," pungkas Amalia.

Kategori :