Palu, Disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menyalurkan 5.000 paket sembako kepada masyarakat melalui Program Berani Berbagi. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan, bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat dalam kelompok kesejahteraan terbawah, khususnya keluarga yang masuk desil 1 hingga desil 4.
“Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang masuk kelompok kesejahteraan terbawah atau desil 1 hingga desil 4, dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” kata Anwar dalam keterangan tertulis di Palu, Jumat.
Penyaluran bantuan itu dilakukan di sela-sela peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Morowali Utara yang berlangsung di Kolonodale.
Bantu Ringankan Beban Ekonomi Warga
Anwar menjelaskan, Program Berani Berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, program tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga, terutama saat harga kebutuhan pokok meningkat.
Menurutnya, bantuan sembako juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi, khususnya pada komoditas pangan yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
Melalui program ini, Pemprov Sulteng berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah secara langsung, terutama ketika menghadapi tantangan ekonomi.
Warga Diminta Laporkan Paket Tidak Layak Konsumsi
Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan paket sembako dengan kualitas kurang baik atau tidak layak dikonsumsi.
Laporan dari penerima bantuan diperlukan agar pemerintah dapat segera menindaklanjuti dan mengganti paket yang bermasalah.
“Insya Allah, mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu Bapak dan Ibu sekalian. Kalau ada paket yang kurang baik, tolong sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti dan diganti,” tuturnya.