Jambore PKB Sulteng Perkuat Pelayanan Keluarga Berencana
Pemprov Sulteng melalui Kepala Dinas P2KB, drg. Herry Mulyadi, secara resmi membuka Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) dan Peringatan Hari Kependudukan Dunia Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026.-Foto: pemprovsulteng-
Tojo Una-Una, Disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) melalui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB), drg. Herry Mulyadi, secara resmi membuka Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) dan Peringatan Hari Kependudukan Dunia Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026 di Aula Marina Cottage, Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una.
Mengangkat tema "Menyelaraskan Langkah Menuju Sulteng Nambaso", kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, sekaligus memperkuat koordinasi dan silaturahmi para penyuluh keluarga berencana dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas.
Pembukaan jambore diawali dengan parade kontingen PKB/PLKB dari seluruh daerah di Sulawesi Tengah. Setiap kontingen menampilkan kreativitas dan kekayaan budaya khas daerah masing-masing, sehingga menciptakan suasana meriah sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan Program Bangga Kencana.
Mewakili Bupati Tojo Una-Una, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alimudin Muhammad, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah penyelenggaraan jambore tahun ini.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tojo Una-Una sebagai tuan rumah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpenyuluh KB se-Sulawesi Tengah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi daerah melalui promosi potensi wisata dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dari kunjungan peserta yang datang dari berbagai wilayah,” katanya dikutip dari lama resmi Pemprov Sulteng, Sabtu (1/8/2026).
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, S.TP., M.M. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una atas dukungan, kerja sama, dan fasilitas yang diberikan sehingga Jambore PKB/PLKB dan Peringatan Hari Kependudukan Dunia Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” ungkapnya.
Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah yang dibacakan oleh drg. Herry Mulyadi, M.Kes., ditegaskan bahwa jambore tidak boleh sekadar menjadi ajang berkumpul atau melepas rindu antarsesama penyuluh.
“Jambore ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman, bertukar inovasi, memperkuat jejaring kerja, serta melahirkan gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan keluarga di masa depan. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, saya yakin para penyuluh keluarga berencana akan semakin profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menuju terwujudnya Sulawesi Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” demikian sambutan Gubernur.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Pencegahan Perkawinan Anak sebagai bentuk komitmen bersama dalam melindungi hak-hak anak. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Tengah, Asisten III Setda Kabupaten Tojo Una-Una, unsur Forkopimda, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Tojo Una-Una.
Selain itu, panitia mengumumkan penerima Penghargaan Indeks Program Keluarga Berencana (IPKB) untuk kategori Program Bangga Kencana Terbaik. Penghargaan tersebut diraih oleh Kabupaten Banggai, Kota Palu, dan Kabupaten Sigi atas capaian terbaik dalam pelaksanaan program tersebut.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan ke Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ampana sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan pengasuhan anak usia dini yang berkualitas.
Acara ini turut dihadiri para kepala perangkat daerah yang membidangi pengendalian penduduk dan keluarga berencana dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, unsur Forkopimda, para pemangku kepentingan, serta ratusan Penyuluh Keluarga Berencana dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Sumber: