Apel Perdana Ramadan, Anwar Hafid Tekankan Peningkatan Layanan dan Pembenahan Data ASN Sulteng

Apel Perdana Ramadan, Anwar Hafid Tekankan Peningkatan Layanan dan Pembenahan Data ASN Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.-Foto: Instagram/anwarhafid14-

Palu, Disway.id - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) agar terus memperkuat kualitas pelayanan publik. Pesan tersebut disampaikan saat ia memimpin apel pagi perdana Ramadan bersama seluruh ASN Pemprov Sulteng di Kantor Gubernur, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (20/2/2026).

Dalam arahannya, Anwar menegaskan, pelayanan publik adalah ekspektasi utama masyarakat terhadap pemerintah daerah. “Berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, masyarakat kita ini tidak pernah minta macam-macam, hanya pelayanan kita yang harus lebih baik,” katanya.

Ia menekankan bahwa kemajuan daerah hanya dapat diraih melalui sinergi dan kolaborasi seluruh ASN. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran meningkatkan kualitas pengabdian serta memperkuat kerja tim.

“Harapan saya dari adanya retret kemarin agar kita bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Selain soal pelayanan, Anwar juga memberi perhatian pada pentingnya pembenahan sistem pendataan di setiap organisasi perangkat daerah. Menurutnya, data yang akurat dan terstruktur menjadi dasar utama dalam merancang kebijakan dan menyelesaikan berbagai persoalan warga.

“Kita harus semakin baik lagi, caranya kita benahi pendataan dan perbanyak inovasi serta kolaborasi,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng, angka kemiskinan di Sulawesi Tengah turun dari 11 persen pada 2024 menjadi 10,55 persen pada 2026. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 tercatat sebesar 72,82 persen atau meningkat 0,80 persen dibanding tahun sebelumnya.

Umur harapan hidup juga mengalami kenaikan menjadi 71,10 tahun atau bertambah 0,26 tahun dibanding periode sebelumnya.

Anwar menilai sejumlah indikator tersebut menunjukkan pengelolaan data dan sinergi antarperangkat daerah mulai memberikan dampak positif terhadap pembangunan.

“IPM kita juga naik walaupun tidak signifikan tapi tetap naik dibanding 2025 kemarin,” pungkasnya.

Sumber:

Berita Terkait