Sulteng Rayakan HUT ke-62, 9 Program BERANI Jadi Arah Pembangunan Menuju 'Sulteng Nambaso'

Sulteng Rayakan HUT ke-62, 9 Program BERANI Jadi Arah Pembangunan Menuju 'Sulteng Nambaso'

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid dan Wakilnya Reny A Lamadjido.-Foto: Instagram/anwarhafid14-

Palu, Disway.id - Sulawesi Tengah memasuki usia ke-62 tahun dengan semangat peringatan “Bersatu dalam Nawa Cita BERANI Menuju Sulteng Nambaso”. Di momentum ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A Lamadjido menegaskan arah pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan keadilan serta manfaat yang dirasakan seluruh masyarakat.

Dilansir dari disdik.sulteng, Rabu (15/4/2026), konsep “Sulteng Nambaso”, yang dimaknai sebagai Sulawesi Tengah yang luar biasa, dijabarkan melalui 9 Program BERANI. Program ini disusun sebagai peta jalan pembangunan lima tahun ke depan berdasarkan kebutuhan masyarakat, mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, hingga penguatan nilai budaya dan spiritual.

9 Program BERANI sebagai motor pembangunan

Program pertama, BERANI Cerdas, difokuskan pada bantuan pendidikan seperti beasiswa, pembiayaan UKT, hingga sekolah gratis sampai jenjang menengah. Program ini ditujukan agar akses pendidikan lebih merata, terutama bagi keluarga kurang mampu.

Selanjutnya BERANI Sehat memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga ber-KTP Sulteng melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan, guna memperluas akses layanan medis yang adil dan berkualitas.

Di sektor infrastruktur, BERANI Lancar mendorong percepatan perbaikan dan pembangunan jalan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar distribusi barang maupun mobilitas masyarakat.

Program BERANI Terang berfokus pada pemerataan listrik hingga pelosok desa, termasuk pemanfaatan energi terbarukan untuk menjawab keterbatasan akses energi di wilayah terpencil.

Sementara itu, BERANI Murah diarahkan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Di bidang sosial dan keagamaan, BERANI Berkah menjadi program yang menitikberatkan pada dukungan rumah ibadah, kegiatan keagamaan, serta penguatan nilai toleransi dan kearifan lokal sebagai fondasi harmoni masyarakat.

Untuk sektor pangan, BERANI Panen memberikan dukungan bagi petani dan nelayan melalui bantuan sarana produksi seperti bibit, pupuk, dan alat pertanian demi meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Pada sektor ketenagakerjaan, BERANI Kerja membuka peluang kerja baru melalui kerja sama industri, termasuk pemanfaatan kawasan hilirisasi untuk menyerap tenaga kerja lokal.

Terakhir, BERANI Maju diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan UMKM melalui promosi produk unggulan serta kemitraan usaha agar ekonomi kerakyatan semakin berkembang.

Dampak awal dan tantangan pembangunan

Sejumlah capaian awal mulai terlihat, termasuk peningkatan nilai ekspor Sulawesi Tengah yang mencapai US$2,09 miliar pada Januari 2026, menempatkan provinsi ini sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekspor tertinggi secara nasional. Program pendidikan dan kesehatan juga telah dirasakan puluhan ribu masyarakat melalui layanan gratis dan bantuan langsung.

Sumber:

Berita Terkait