Kominfosantik dan BNN Sulteng Perkuat Kolaborasi Edukasi Bahaya Narkoba

Kominfosantik dan BNN Sulteng Perkuat Kolaborasi Edukasi Bahaya Narkoba

Ilustrasi: Narkoba jenis sabu-Foto: Istimewa-

Palu, Disway.id - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba.

Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi antara Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfosantik Sulteng, Fikri Latjuba, dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah, Ferdinand Maksi Pasule. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala BNN Sulteng pada Rabu (22/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Fikri Latjuba menjelaskan bahwa kunjungan ini tidak hanya bertujuan mempererat hubungan antarlembaga, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk membangun kolaborasi dalam penyebarluasan informasi terkait bahaya narkoba kepada masyarakat.

“Kunjungan ini selain mempererat silaturahmi, juga menjadi momentum untuk membangun kerja sama publikasi antara Kominfosantik dan BNN dalam rangka meningkatkan edukasi serta kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba di Sulawesi Tengah,” ujar Fikri dilansir dari sulteng.prov, Jumat (24/4/2026).

Ia menekankan bahwa komunikasi publik memiliki peran penting dalam mendukung program pencegahan narkoba, terutama melalui penyampaian informasi yang luas, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.

Sementara itu, Ferdinand Maksi Pasule menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai sinergi antara Kominfosantik dan BNN menjadi langkah penting dalam memperkuat upaya pencegahan melalui pendekatan komunikasi yang efektif.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan inisiatif dari Kominfosantik. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat diseminasi informasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ungkap Ferdinand.

 

Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara kedua pihak dalam menghadirkan kampanye komunikasi publik yang inovatif dan berdampak luas, guna mewujudkan masyarakat Sulawesi Tengah yang sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Sumber: