Palu, Disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis dalam menyediakan data ekonomi yang akurat dan komprehensif untuk perencanaan pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Selasa. Dalam pertemuan tersebut, Reny menegaskan pentingnya partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan sensus ekonomi.
“Saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan menerima petugas BPS serta memberikan informasi yang jujur,” katanya.
Menurut Reny, Sensus Ekonomi memiliki peran krusial dalam menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Data yang akurat dinilai menjadi fondasi penting bagi perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
Ia pun berharap masyarakat dapat mengambil peran aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi riil di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah, Daryanto, memaparkan rencana teknis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus menyampaikan permohonan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan optimal.
Dalam kesempatan yang sama, Daryanto juga memperkenalkan platform Pangita.bpssulteng.id, sebuah laman data strategis yang dikembangkan BPS untuk mendukung sinergi dan pertukaran data antara BPS dan pemerintah daerah.
Ia menjelaskan, platform Pangita menyediakan akses terhadap data statistik terkini yang akurat dan terpercaya, dilengkapi dengan visualisasi data yang modern, interaktif, serta analisis mendalam guna menunjang pembangunan daerah berbasis data.
Beragam data strategis dapat diakses melalui platform tersebut, mulai dari pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, inflasi, hingga data ekspor. Seluruh informasi tersebut terbuka untuk publik dan dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan.
“Kolaborasi antara BPS dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran berbasis data statistik yang berkualitas,” katanya.