Karhutla Hanguskan Sekitar 20 Hektare Kebun Warga di Parigi Moutong

Rabu 04-02-2026,16:23 WIB
Reporter : Mihardin
Editor : Mihardin

Palu, Disway.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong telah berdampak pada sekitar 20 hektare kebun milik warga. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andi Sembiring.

"Hingga kini api belum sepenuhnya padam, dan tim di lapangan masih terus berupaya melakukan pemadaman," kata Andi dilansir dari Antara, Rabu (4/2/2026).

Berdasarkan hasil penilaian awal di lapangan, kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu (1/2) sekitar pukul 22.00 Wita. Api diduga berasal dari aktivitas pembersihan kebun kelapa dan semak kering di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara.

Kondisi lahan yang kering menyebabkan api cepat membesar dan merambat ke area lain, sehingga sulit dikendalikan. Akibat peristiwa tersebut, sekitar 20 hektare kebun warga dilaporkan terbakar.

Adapun lahan yang terdampak meliputi berbagai jenis perkebunan masyarakat, seperti kebun durian, kakao, kelapa, cengkih, hingga pala. BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.

“Upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan, namun hingga Senin malam api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Dalam proses penanganan, BPBD mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat, unsur TNI/Polri, aparat desa, serta masyarakat.

Selain melakukan asesmen lapangan, BPBD juga berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong untuk mempercepat penanganan darurat.

"Upaya pengendalian kebakaran, kami menyampaikan kebutuhan mendesak berupa mesin pompa air dan selang pemadam kebakaran guna memperkuat proses pemadaman di lapangan," kata dia.

Hingga saat ini, masih ditemukan sejumlah titik api aktif dan petugas terus berupaya mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai yang dihubungi dari Palu menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta dukungan tambahan berupa empat armada pemadam dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat ini, tiga unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah diterjunkan untuk melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

"Tim dari Kementerian Kehutanan juga telah diperbantukan melakukan upaya pengendalian kebakaran. Selain itu kami juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk bantuan armada dengan harapan melalui dukungan sarana dan prasarana penunjang, api dapat dikendalikan," ucapnya.

Kategori :