Disway,sulteng.id - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026 merupakan wujud rasa syukur sekaligus panggung yang menyatukan keberagaman etnis, suku, dan budaya di Sulawesi Tengah.
Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah, di Palu, Rabu.
Menurut dia, keberagaman yang dimiliki Sulawesi Tengah merupakan kekuatan sosial yang harus terus dijaga melalui nilai-nilai kearifan lokal, seperti persatuan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.
“Festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang mempererat kebersamaan serta memperkuat identitas budaya masyarakat Sulawesi Tengah,” katanya.
Meskipun dilaksanakan dalam suasana efisiensi, kegiatan tersebut tetap berlangsung semarak melalui dukungan dari berbagai pihak sponsor.
Ia mengatakan bahwa sekalipun dalam suasana efisiensi, semangat untuk terus memberi arti bagi usia ke-62 tersebut tidak boleh kendor, dan dengan semangat “Sulteng Nambaso”, semua pihak harus tetap berbuat serta berkarya di tengah keterbatasan.
“Sekalipun dalam suasana efisiensi, semangat kita untuk terus memberi arti bagi usia ke-62 ini tidak boleh kendor. kita harus tetap berbuat dan berkarya di tengah keterbatasan,” katanya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak dalam mendukung berbagai program pembangunan di daerah.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Festival Semarak Sulteng Nambaso menghadirkan berbagai agenda kegiatan, di antaranya Berani Talkshow, layanan Berani Sehat dan Berani Cerdas, pertunjukan musik, Mall Pelayanan Publik, Creative Hub, hingga Job Fair yang membuka peluang kerja bagi masyarakat.