Sigi, Disway.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, bergerak cepat menyusun basis data kebutuhan fasilitas kesehatan guna mengajukan pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) prioritas kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Langkah ini ditempuh demi menggenjot mutu pelayanan kesehatan dasar hingga rujukan bagi warga lokal.
"Kami sudah minta seluruh puskesmas dan rumah sakit melalui Dinas Kesehatan untuk menyiapkan data kebutuhan prioritas puskesmas dan rumah sakit. Jadi data ini kami kumpulkan secara terpadu agar saat anggaran dari pusat diturunkan, seluruh dokumen pendukung sudah siap," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae dilansir dari Antara, Rabu (9/9/2026).
Rizal membeberkan, sejumlah kebutuhan vital yang diajukan ke pemerintah pusat mencakup pengadaan ruang VIP/VVIP rumah sakit, kelengkapan alat medis untuk ruang NICU dan PICU, moda transportasi operasional, ambulans rujukan, hingga armada mobil jenazah.
Strategi pengumpulan data secara terpadu sengaja dirancang agar Kemenkes dapat secara presisi memverifikasi lokasi-lokasi yang memerlukan penanganan cepat.
"Tentunya tidak semua usulan bisa diakomodasi sekaligus, sehingga kami memetakan mana yang paling menjadi skala prioritas mendesak, apakah peralatan medisnya atau fisik bangunannya," sebutnya.
Seluruh berkas pemetaan kebutuhan dari tingkat bawah saat ini telah rampung dikompilasi dan siap diserahkan ke Kemenkes. Pemkab Sigi optimistis pembenahan ini bakal mendongkrak kualitas layanan fasilitas kesehatan secara merata.
Saat ini, Kabupaten Sigi ditopang oleh 19 unit puskesmas yang tersebar di 16 kecamatan, serta dua fasilitas rujukan utama, yakni RSUD Torabelo di Kecamatan Sigi Kota dan RS Kauria di Kecamatan Kulawi. Khusus di RSUD Torabelo, sebanyak 20 dokter spesialis siap menyiagakan pelayanan medis bagi masyarakat.