Pertemuan antara Berani Cerdas dan ETOS ID dinilai memiliki kesamaan visi dalam membangun sumber daya manusia berbasis daerah. Berani Cerdas hadir sebagai kebijakan pemerintah untuk membuka akses pendidikan bagi masyarakat Sulawesi Tengah, sedangkan ETOS ID menggabungkan beasiswa dengan proses pembinaan mahasiswa.
Program Berani Cerdas sendiri mulai dijalankan pada 2025 dan terus mengalami pengembangan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah dengan peningkatan kualitas manusia sebagai investasi jangka panjang.
Keikutsertaan Anwar Hafid dalam forum ETOS ID juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman Sulawesi Tengah dalam menjalankan kebijakan pendidikan kepada komunitas penerima beasiswa dan pengelola program dari berbagai daerah.
Bagi ETOS ID Palu, kehadiran gubernur dalam agenda nasional tersebut memiliki arti tersendiri. Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi salah satu lokasi pembinaan ETOS ID, tetapi juga memiliki program pendidikan daerah yang kini mendapat ruang untuk diperkenalkan di tingkat nasional.
CBC 2026 turut menghadirkan sejumlah tokoh lain, yakni Bayu C. Winata selaku Ketua Beastudi Indonesia, Suhandi Hasan yang merupakan Administrative Assistant Penn State University sekaligus Alumni Etos ID Ambon 2012, Mulyadi Saputra selaku Deputy Director I Pendidikan Dompet Dhuafa, serta Haryo Mojopahit selaku Managing Director Program, Riset dan Budaya Dompet Dhuafa.
Melalui forum tersebut, para Etoser dari berbagai daerah memperoleh perspektif mengenai kepemimpinan dan pengembangan manusia. Wawasan itu datang dari berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, pengelolaan beasiswa hingga pengembangan masyarakat.
Bagi Sulawesi Tengah, tampilnya Anwar Hafid dalam forum nasional tersebut memperlihatkan bahwa Berani Cerdas memiliki cakupan lebih luas daripada sekadar bantuan biaya kuliah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan sekaligus menyiapkan generasi yang dapat menjadi kekuatan pembangunan daerah di masa mendatang.