Wali Kota Palu Minta OPD Genjot Performa Keuangan Daerah

Rabu 16-09-2026,20:56 WIB
Reporter : Mihardin
Editor : Mihardin

Palu, Disway.id - Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid, menginstruksikan kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu agar lebih serius mencermati serta mendongkrak performa keuangan, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah.

“Performa keuangan daerah merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian serius, karena berkaitan dengan keberlangsungan pembangunan dan dinamika perekonomian daerah,” tegas Hadianto saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh OPD di Palu, dilansir Antara, Rabu (16/9/2026).

Menurut Wali Kota, evaluasi harus berfokus pada dua aspek utama: kemampuan perangkat daerah dalam mengoptimalkan pendapatan serta ketepatan merealisasikan belanja sesuai target program yang telah dicanangkan. Bagi OPD yang memiliki tingkat realisasi masih rendah atau berada dalam kategori merah, ia meminta agar segera mengambil langkah percepatan.

“Kami ingin OPD dengan performa masih merah (rendah) percepat gerakan dan memperbaiki capaiannya,” ujarnya.

Pemahaman Kondisi Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi Kota Palu

Hadianto juga mengingatkan para kepala OPD agar tidak sekadar melihat angka capaian secara administratif semata, melainkan mampu memahami kondisi fiskal secara komprehensif guna mewujudkan pemerataan pembangunan di berbagai sektor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja makro daerah menunjukkan tren positif di mana pertumbuhan ekonomi Kota Palu pada triwulan I 2026 mampu menyentuh angka 5,96 persen (year on year/YoY), meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang berada di level 4,80 persen. Capaian tersebut bahkan tercatat berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,45 persen.

Meski belanja pemerintah memiliki peranan vital sebagai penggerak roda ekonomi, Hadianto menekankan pentingnya kontribusi jangka panjang yang berasal dari aktivitas ekonomi masyarakat serta sektor riil. Oleh karena itu, OPD diminta untuk bekerja secara terintegrasi dan tidak parsial.

“Meski pertumbuhan ekonomi daerah positif tetapi perlu diimbangi dengan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat dan sektor produktif,” pungkasnya.

Kategori :