Prabowo Minta Baznas Jadi Ujung Tombak Pengentasan Kemiskinan, Ini Strateginya!

Prabowo Minta Baznas Jadi Ujung Tombak Pengentasan Kemiskinan, Ini Strateginya!

Presiden Prabowo Subianto.-Foto: Istimewa-

Jakarta, Disway.id - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap peran zakat dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum “Z-Talk: Zakat Menguatkan Indonesia” di Jakarta, Sodik menyampaikan bahwa dirinya menerima arahan langsung dari Presiden usai ditunjuk sebagai Ketua Baznas. Arahan tersebut menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Sodik, kamu bantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, bantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan. Tapi aku tahu, bahwa zakat itu ada asnaf-asnafnya (orang yang berhak menerimanya),” ujarnya menirukan pesan Presiden.

Sodik menjelaskan bahwa Presiden memahami konsep delapan golongan penerima zakat (asnaf), seperti fakir, miskin, mualaf, hingga mereka yang memiliki beban utang. Pemahaman ini dinilai menjadi dasar kuat agar program Baznas tepat sasaran.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak semua program pemerintah dapat menggunakan dana zakat. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak sepenuhnya menyasar kelompok penerima zakat.

Lebih lanjut, Sodik mengaku merasakan langsung komitmen Presiden dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kecil serta menjaga aset negara agar benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

“Saya bukan hanya melihat dan mendengarkan, tapi merasakan sekali bagaimana komitmennya terhadap rakyat-rakyat kecil itu dan bagaimana komitmennya Pak Prabowo terhadap menjaga aset negara betul-betul untuk rakyat kita,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Adita Irawati selaku Plt Deputi IV Badan Komunikasi Pemerintah RI menekankan bahwa zakat tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga berperan penting dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat solidaritas nasional.

“Zakat itu suatu hal yang memang kewajiban bagi umat Muslim, tapi jangan lupa bahwa zakat ini juga bisa menjadi instrumen penting dalam membangun keadilan sosial dan memperkuat solidaritas kebangsaan,” jelas Adita.

Ia menambahkan, pengelolaan zakat yang optimal dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial di Indonesia. Dalam hal ini, Baznas memiliki posisi strategis sebagai lembaga yang mengelola dan menyalurkan dana zakat secara profesional.

Dengan dukungan pemerintah serta pengelolaan yang tepat, zakat diharapkan mampu menjadi kekuatan ekonomi umat yang berkelanjutan, tidak hanya membantu kelompok rentan tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat.

Sumber:

Berita Terkait