Pemkab Donggala Perkuat Konservasi Pesisir

Pemkab Donggala Perkuat Konservasi Pesisir

Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan.-Foto: Antara-

Donggala, Disway.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, terus memperkuat upaya pelestarian kawasan pesisir melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pantai sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan.

Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan menegaskan bahwa keberhasilan program konservasi tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari masyarakat hingga berbagai sektor terkait, menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

"Semua pihak harus bersama-sama berkontribusi, karena pemerintah daerah tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa bantuan dari para pemangku kepentingan dan elemen masyarakat yang punya komitmen untuk membangun daerah ini," kata Taufik dilansir Antara, Minggu (7/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa program konservasi pesisir yang sedang dijalankan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Donggala yang menitikberatkan pada kemajuan, kesejahteraan masyarakat, daya saing, serta keberlanjutan lingkungan.

"Tentunya keberlanjutan inilah yang menjadi perhatian seluruh pihak, sehingga program ini bisa terus dilanjutkan di Kabupaten Donggala," ucapnya.

Menurut Taufik, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara berkelanjutan. Karena itu, masyarakat yang telah mendapatkan pendampingan dalam program konservasi diharapkan mampu melanjutkan berbagai kegiatan pelestarian secara mandiri di masa mendatang.

Selain menjaga ekosistem, kawasan pesisir Donggala dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis edukasi lingkungan. Potensi tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi.

"Kawasan pesisir Donggala memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari berbasis edukasi dan harapannya desa-desa di kawasan ini bisa menjadi tujuan wisata edukasi terkait budidaya dan konservasi penyu," sebutnya.

Taufik juga menekankan perlunya penguatan regulasi guna mendukung upaya konservasi yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang diusulkan adalah penyusunan peta kawasan konservasi yang nantinya dapat diintegrasikan ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) maupun peraturan daerah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta memberikan kepastian perlindungan terhadap kawasan pesisir yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Saat ini, Program Solusi yang menjadi bagian dari upaya konservasi pesisir di Kabupaten Donggala telah dilaksanakan di enam desa. Wilayah tersebut meliputi Desa Lombi dan Desa Tolongano di Kecamatan Banawa Selatan, Desa Tanjung Batu dan Desa Labuan Bajo di Kecamatan Banawa, serta Desa Tompe dan Desa Lompio di Kecamatan Sirenja.

Melalui sinergi berbagai pihak dan dukungan regulasi yang kuat, Pemkab Donggala berharap upaya pelestarian lingkungan pesisir dapat terus berjalan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Sumber: