Deteksi Dini Diperkuat, Kanwil Ditjenpas Sulteng Sidak Lapas Palu
Kanwil Ditjenpas Sulteng memperkuat sistem deteksi dini sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui peninjauan langsung ke Lapas Kelas IIA Palu.-Foto: Ditjenpas -
Palu, Disway.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) memperkuat sistem deteksi dini sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui peninjauan langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Stady Steven Umboh, itu mencakup pemeriksaan kondisi blok hunian, sarana dan prasarana, pelaksanaan sistem pengamanan, hingga dialog dengan warga binaan untuk mengetahui kondisi di lapangan secara langsung.
Stady mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah dalam memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan seimbang dengan aspek keamanan.
Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
"Kami ingin memastikan seluruh mekanisme pengamanan berjalan sesuai standar sekaligus memastikan program pembinaan tetap berlangsung optimal sehingga Warga Binaan memperoleh hak pembinaan secara maksimal," tegas Stady dikutip dari lama resmi Ditjenpas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Selasa (14/7/2026).
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
"Kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam mendukung deteksi dini, percepatan penanganan setiap potensi gangguan keamanan, serta memastikan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan," pesan Stady.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh terlaksananya berbagai program, tetapi juga terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Karena itu, seluruh petugas diminta terus mengedepankan komunikasi yang humanis, meningkatkan kewaspadaan, serta memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas sehari-hari.
"Pembinaan yang efektif hanya dapat terwujud apabila didukung situasi yang aman dan kondusif. Kami berharap seluruh jajaran terus menjaga profesionalisme, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di lapangan, dan menjadikan deteksi dini sebagai budaya kerja dalam setiap pelaksanaan tugas," tambah Stady.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas IIA Palu, I Made Sudiasa, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan sistem pengamanan melalui kontrol rutin ke blok hunian, patroli berkala, serta pengawasan berlapis sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.
"Arahan dan monitoring dari Kanwil menjadi evaluasi sekaligus penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan. Kami berkomitmen menjaga kondisi Lapas tetap aman dan kondusif, sekaligus memastikan pembinaan Warga Binaan berjalan optimal sesuai tujuan Pemasyarakatan," tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya menghadirkan pengawasan yang aktif dan berbasis kondisi lapangan untuk memperkuat tata kelola pemasyarakatan.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, memperkuat sistem deteksi dini, serta menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Tengah.
Sumber: