Disdik Sulteng Perkuat Benteng Keamanan Siber Pendidikan, Gandeng Kemendikdasmen Gelar Bimtek Nasional
Transformasi digital di dunia pendidikan membawa berbagai kemudahan, namun di sisi lain juga memunculkan risiko baru di ruang siber.-Foto: disdik.sultengprov.go.id-
Palu, Disway.id - Transformasi digital di dunia pendidikan membawa berbagai kemudahan, namun di sisi lain juga memunculkan risiko baru di ruang siber. Menyikapi meningkatnya potensi ancaman kejahatan digital, Dinas pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Tengah mengambil langkah antisipatif untuk memperkuat keamanan ekosistem pendidikan.
Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT), Disdik Sulteng berkolaborasi dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kesadaran Keamanan Siber dan Perlindungan Privasi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Disdik Sulteng, Jalan Setiabudi 9 Palu, pada Kamis (16/4/2026), dan melibatkan peserta dari berbagai unsur pendidikan, mulai dari siswa, mahasiswa, hingga tenaga pendidik.
Visi Disdik Sulteng: Keamanan Digital Jadi Prioritas
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP, menegaskan bahwa literasi keamanan digital kini menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Bidang Pembinaan SMA, Abdul Rahim.
“Perkembangan teknologi informasi membawa banyak kemudahan, namun di sisi lain juga membawa tantangan baru, khususnya terkait keamanan siber dan perlindungan data pribadi. Ancaman ini tidak hanya menyasar institusi besar, tetapi juga setiap individu,” demikian pesan Kadisdik.
Ia juga mengingatkan bahwa berbagai bentuk kejahatan digital seperti phishing, malware, hingga pencurian data pribadi semakin marak dan perlu diwaspadai oleh seluruh insan pendidikan.
“Serangan phishing, malware, hingga penyalahgunaan informasi adalah risiko nyata yang harus kita hadapi. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya keamanan siber dan privasi data menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi bagi kita semua,” tegasnya.
BLPT dan Pusdatin Dorong Implementasi Program Nasional
UPTD BLPT Disdik Sulteng berperan sebagai penggerak utama dalam pelaksanaan kegiatan ini, sekaligus memastikan program berjalan sejalan dengan kebijakan nasional di bidang pendidikan digital.
Kegiatan Bimtek ini juga terintegrasi dengan program nasional “Bug Bounty 2026” bertema Build Cyber Resilience yang digagas Pusdatin Kemendikdasmen. Program tersebut memberikan ruang bagi peserta didik dan guru untuk mempelajari serta menguji keamanan sistem digital secara legal.
Kepala Pusdatin Wibowo Mukti menyebut program ini sebagai wadah pengembangan talenta keamanan siber di lingkungan pendidikan.
“Program Bug Bounty dirancang sebagai ruang aman bagi peserta untuk mengeksplorasi teknik pengujian keamanan. Ini adalah jembatan untuk mewujudkan passion di bidang keamanan siber menjadi prestasi yang membanggakan bagi bangsa,” ujarnya.
Sumber: