Bupati Morowali Pastikan Tenaga Honorer Tetap Aman, Tak Ada yang Dirumahkan

Senin 19-01-2026,20:55 WIB
Reporter : Mihardin
Editor : Mihardin

Morowali, Disway.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali berkomitmen untuk tidak memberhentikan tenaga honorer yang telah mengabdi di lingkungan pemerintahan daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf.

“Saya ingin sampaikan, persoalan anak-anak honorer, saya tidak mau tahu dan saya tidak ingin mereka dirumahkan. Yang sudah dirumahkan, panggil kembali,” ujarnya saat memberikan arahan pada apel umum bersama aparatur sipil negara (ASN) dilansir dari Antara, Senin (19/1/2026).

Iksan menekankan bahwa dirinya tidak ingin kebijakan yang merugikan nasib para honorer, terutama mereka yang telah lama bekerja dan menggantungkan hidup dari pengabdian tersebut.

Menurutnya, tenaga honorer bukanlah pekerja baru, melainkan telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran pemerintahan dan pelayanan publik di Morowali. Oleh karena itu, setiap kebijakan terkait mereka harus memperhatikan aspek kemanusiaan dan dampak sosial.

“Kita pikirkan, ada nasib sekitar 1.000 orang di situ, biarpun ada undang-undangnya. Jadi saya sampaikan, bulan Januari ini saya tidak ingin mereka dirumahkan,” kata Bupati.

Dalam arahannya, Iksan juga menyoroti kondisi kemampuan daerah dan meminta seluruh jajaran pemerintah untuk mempertimbangkan kondisi riil Morowali, yang dikenal memiliki potensi besar.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Morowali akan terus mencari solusi terbaik agar masalah tenaga honorer dapat diselesaikan secara adil dan manusiawi, tanpa melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemda Morowali berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan kerja sekaligus kesejahteraan tenaga honorer di wilayah tersebut.

Kategori :