Palu, Disway.id - Tanggal 22 Februari 2026 menjadi penanda satu tahun kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido di Provinsi Sulawesi Tengah. Momentum tersebut dimaknai sebagai refleksi perjalanan pemerintahan sekaligus penguatan komitmen untuk melanjutkan pembangunan daerah.
Anwar Hafid mengenang kembali proses pelantikan dirinya bersama Reny Lamadjido oleh Presiden Prabowo Subianto setahun lalu. Ia menegaskan, amanah yang diberikan menjadi tanggung jawab besar yang dijalankan dengan kesungguhan.
“Hari ini menjadi momen bersejarah bagi kami. Tepat satu tahun lalu kami dilantik dan menerima amanah untuk memimpin Sulawesi Tengah. Sejak awal, tekad kami jelas, bekerja sepenuh hati demi daerah yang kita cintai,” ujar Anwar dikutip dari Instagram pribadinya, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, Program 9 BERANI menjadi arah sekaligus pijakan utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Program tersebut dirancang sebagai strategi percepatan pembangunan dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar.
Ia menekankan, dua program prioritas yakni BERANI Cerdas dan BERANI Sehat telah diimplementasikan secara bertahap selama setahun terakhir. Kedua inisiatif itu ditujukan untuk memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, dalam satu tahun ini kami terus berupaya memastikan masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan. Itu fondasi penting menuju Sulawesi Tengah yang lebih maju dan bermartabat,” katanya.
Respons masyarakat pun terlihat melalui berbagai tanggapan di media sosial. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas kemudahan layanan kesehatan yang dirasakan, termasuk akses berobat dengan menggunakan KTP serta rujukan dari puskesmas ke rumah sakit.
Anwar menyebut dukungan dan masukan dari masyarakat menjadi energi bagi pemerintah daerah untuk terus berbenah. Ia memastikan evaluasi terhadap program-program yang berjalan tetap dilakukan agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.
“Kami menyadari perjalanan ini masih panjang. Karena itu, kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar cita-cita menghadirkan kesejahteraan dan daya saing bagi Sulawesi Tengah dapat terwujud bersama,” tutupnya.