disway,sulteng.id - Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah Erwin Burase menemui Kementerian Sosial (Kemensos) dalam membahas program Sekolah Rakyat (SR).
"Tujuan kami untuk memastikan realisasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah," kata Erwin Burase melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Rabu.
Ia mengemukakan, Pemkab Parimo serius dalam mengupayakan investasi jangka panjang (sekolah Rakyat), melalui pendidikan gratis yang berkualitas bagi keluarga kurang pra sejahtera.
"Kami mempertanyakan sejauh mana perkembangan usulan ini, karena Sekolah Rakyat sangat kami butuhkan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul sekaligus memutus mata rantai kemiskinan dengan menyediakan akses pendidikan bermutu tanpa biaya," ujarnya.
Menurut Erwin memiliki fasilitas pendidikan yang inklusif dan berkualitas menjadi harapan pemerintah setempat, guna optimalisasi layanan pendidikan di daerah.
"Tidak boleh lagi anak-anak usia sekolah di Parigi Moutong yang tidak mendapat layanan pendidikan formal, maka Sekolah Rakyat salah satu solusi yang tempat memutus rantai angka putus sekolah," kata dia.
Ia menambahkan saat ini rata-rata lama sekolah di Parigi Moutong masih sekitar 8,2 tahun, angka itu masih jauh dari standar wajib belajar 13 tahun. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan kolaborasi lintas sektor guna memperkuat pendidikan di daerah.
"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dilihat dari tiga faktor yakni pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak," tuturnya.
Sementara itu Wakil Ketua II Sekretariat Bersama (Sekber) Sekolah Rakyat Kemensos Ahmad Juhari menjelaskan Parigi Moutong memenuhi syarat administrasi dan sangat layak untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Di wilayah di Sulawesi Tengah hanya empat daerah yang lolos verifikasi yakni Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, Kabupaten Tojo Una-una dan Kabupaten Buol.
"Dari total 120 daerah di Indonesia, Kabupaten Parigi Moutong masuk dalam tahap III. Saat ini statusnya menunggu penetapan dari Menteri Sosial. Untuk Tahap III pengumuman akan dilaksanakan pada rentang bulan April hingga Mei 2026," kata dia menjelaskan.