Pemkab Buol Bikin Terobosan Tak Biasa, Apa Itu?

Kamis 23-07-2026,13:54 WIB
Reporter : Mihardin
Editor : Mihardin

Buol, Disway.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), meluncurkan terobosan anyar berupa gerakan penghijauan berbasis sektor hortikultura. Langkah kreatif ini dirancang untuk menyulap kawasan perkotaan menjadi wilayah yang asri, rapi, memanjakan mata, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga lokal.

"Jadi gerakan ini salah satu upaya pemerintah dalam membangun identitas daerah melalui keindahan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata Bupati Buol Risharyudi Tribowo di Biau, dilansir Antara, Kamis (23/7/2026).

Bupati membeberkan sejumlah aksi nyata yang diusung dalam program ini, mulai dari skema 'satu kantor satu taman', penanaman vegetasi peneduh dan tanaman hias di sepanjang jalan protokol, hingga pembukaan kebun buah umum yang hasilnya bisa dinikmati langsung oleh masyarakat.

"Ke depan kami melakukan normalisasi saluran air, penataan ruang terbuka hijau, serta pengembangan kawasan hortikultura," ucapnya.

Guna menyukseskan rencana besar ini, Risharyudi secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengeksekusi program penghijauan tersebut secara bertahap.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol, Usman, memastikan bahwa kesiapan sarana pendukung seperti pasokan pupuk dan pendampingan teknis bagi warga maupun jajaran OPD telah dimatangkan.

"Tentunya keberhasilan gerakan penghijauan membutuhkan kolaborasi aktif antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat," sebut Usman.

Usman juga menyoroti krusialnya pembentukan tim kerja di setiap tingkatan wilayah guna merangkul aparatur kecamatan dan desa dalam memacu partisipasi aktif warga.

"Pengembangan hortikultura ini meliputi tanaman pelindung, tanaman hias, dan tanaman buah seperti mangga, alpukat, dan rambutan," ujarnya.

Ia turut mendesak jajaran pemerintah desa untuk bergegas menyediakan area pembibitan serta mengencangkan edukasi dan sosialisasi ke tingkat tapak.

"Harapannya bisa tercipta lingkungan yang lebih hijau, nyaman, dan sehat, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan tanaman hortikultura secara berkelanjutan," tuturnya.

Kategori :