Palu, Disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) terus mendorong jajaran Rumah Sakit Daerah (RSD) Undata untuk membenahi kualitas pelayanan publik. Langkah ini ditempuh dengan menanamkan semangat perbaikan berkelanjutan atau filosofi kaizen sebagai bagian dari budaya kerja harian.
“Berani kaizen! Lakukan perubahan secara bertahap dan berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan Undata. Kalau pelayanannya bagus, pasti masyarakat sendiri yang mencari kita,” kata Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido di Palu, dilansir Antara, Jumat (24/7/2026).
Dorongan tersebut disampaikan Wagub Reny kala membuka Workshop dan Inhouse Training Festival Inovasi Kaizen di Gedung Pogombo. Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit berkomitmen menjaga konsistensi demi menghadirkan pelayanan kesehatan kelas wahid.
Menurutnya, penerapan kaizen dapat digerakkan dari langkah-langkah sederhana yang memberi dampak nyata. Penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), contohnya, akan terasa jauh lebih menenangkan jika pasien disambut oleh perawat yang berpenampilan rapi, bertutur kata ramah, serta sigap beraksi.
Di sisi lain, ia juga menyoroti peran kaizen dalam menggenjot efisiensi operasional, seperti memangkas durasi antrean, meminimalisasi pemborosan anggaran dan logistik, hingga memperketat keselamatan pasien. Meski begitu, Reny menekan agar perbaikan ini terus berjalan dan tidak berhenti sebagai sekadar simbolis belaka.
“Jangan hari ini sudah dilakukan, besok malah dilupakan,” ujarnya.
Lewat konsistensi pelaksanaan filosofi kaizen, Pemprov optimistis RSD Undata mampu bertransformasi menjadi sarana pelayanan kesehatan terdepan sekaligus pilihan utama bagi masyarakat Sulawesi Tengah.