Refleksi 2025, Gubernur Sulteng Anwar Hafid Fokus Hadirkan Keadilan Sosial
Gubernur Sulteng Anwar Hafid bersama Wakilnya Reny A Lamadjido.-Foto: Instagram/anwarhafid14-
Palu, Disway.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menyampaikan refleksi perjalanan kepemimpinannya sepanjang tahun 2025 yang ia sebut sebagai fase awal pengabdian kepada masyarakat Sulteng. Sejak hari pelantikan hingga akhir tahun, Anwar menegaskan dirinya bersama jajaran pemerintah daerah telah melalui berbagai proses, mulai dari kerja keras, doa, capaian, hingga tantangan yang dihadapi bersama rakyat.
“Sepanjang 2025, saya menapaki setiap langkah dari hari pelantikan hingga hari ini sebagai awal pengabdian kepada rakyat Sulawesi Tengah. Banyak jalan telah kami lewati penuh kerja, doa, capaian, juga tantangan yang semuanya kami ukir bersama masyarakat,” ujar Anwar dikutip dari Instagram pribadinya, Minggu (4/1/2026).
Ia mengakui bahwa kepemimpinan yang dijalankan bersama Wakil Gubernur belum sepenuhnya sempurna. Namun, Anwar menegaskan komitmen kuat pemerintah provinsi untuk memastikan hak-hak dasar masyarakat terpenuhi, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Saya dan Ibu Wakil Gubernur sadar masih jauh dari sempurna. Namun tahun ini dan tahun-tahun berikutnya sudah tidak ada lagi anak-anak yang berhenti sekolah karena biaya, dan tidak ada lagi warga yang kehilangan nyawa karena tak mampu berobat,” tegasnya.
Menurut Anwar, kebijakan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam menghadirkan keadilan sosial dan membuka harapan baru bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa pembangunan Sulawesi Tengah tidak semata mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan martabat warga.
“Inilah ikhtiar kami: menghadirkan keadilan, membuka harapan, dan menjaga martabat setiap orang di Bumi Tadulako,” ucap Anwar.
Sebagai penegasan arah pembangunan daerah, Anwar kembali mengangkat visi besar Sulawesi Tengah ke depan melalui semboyan Sulteng Nambaso, yang mengandung makna Adil, Sejahtera, dan Setara. Visi tersebut, kata dia, menjadi pijakan utama dalam merancang dan menjalankan kebijakan publik pada tahun-tahun mendatang demi kesejahteraan seluruh rakyat Sulawesi Tengah.
Sumber: