Sinergi Pendidikan Sulteng Diperkuat Lewat Kemah Kerja Berani Cerdas
Pemprov Sulteng melalui Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah III terus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan pendidikan menjelang akhir tahun ajaran 2025/2026.-Foto: disdik.sultengprov.go.id-
Siuri, Disway.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) melalui Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah III terus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan Pendidikan menjelang akhir tahun ajaran 2025/2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Kemah Kerja Berani Cerdas yang digelar di Siuri pada 17–18 April 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP, pada Jumat malam. Turut mendampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya Abdul Rahim selaku Kepala Bidang Pembinaan SMA, Edy. sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMK, serta Muh Nur. dari bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK).
Kehadiran para pejabat tersebut bertujuan memberikan penguatan langsung kepada pengurus MKKS, MGMP, dan OSIS. Pertemuan ini difokuskan pada penyelarasan langkah pascapelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) agar tetap sejalan dengan arah kebijakan pendidikan daerah.
Fokus Penetapan Kelulusan
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah Wilayah III, Alwi Achmad Musa, menjelaskan bahwa pertemuan di Siuri memiliki arti penting karena pelaksanaan UKK untuk siswa SMK telah rampung pada awal April. Saat ini, perhatian diarahkan pada penentuan kriteria kelulusan siswa SMA dan SMK yang direncanakan diumumkan pada awal Mei.
"Melalui Kemah Kerja Berani Cerdas ini, kami menyinkronkan data dan teknis pengumuman agar tetap tertib, transparan, dan akuntabel. Meskipun TKA sudah digelar sebagai pemetaan mutu, kelulusan siswa tetap sepenuhnya menjadi wewenang satuan pendidikan," ujar Alwi dilansir dari disdik.sultengprov.go.id, Sabtu (18/4/2026).
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pengurus OSIS untuk mengasah kemampuan kepemimpinan. Selain itu, mereka turut dilibatkan dalam menyosialisasikan program “Berani Cerdas”, termasuk kampanye pencegahan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah. Penguatan literasi dan numerasi juga menjadi perhatian guna menjaga kualitas capaian akademik siswa.
Dorong Akselerasi Program Prioritas
Tak hanya membahas aspek akademik, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempercepat implementasi Program Berani Cerdas. Program unggulan Pemprov Sulawesi Tengah ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan melalui bantuan seragam, beasiswa perguruan tinggi, hingga dukungan praktik industri bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Firmanza menegaskan bahwa kekompakan di tingkat cabang dinas menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program tersebut. "Sinergi ini memastikan tidak ada siswa di Sulawesi Tengah yang tertinggal. Program Berani Cerdas harus menyentuh akar rumput untuk meningkatkan kualitas SDM secara merata," tegasnya.
Selain agenda utama, kegiatan juga diisi dengan aktivitas kebersamaan dan pemeriksaan kesehatan. Para peserta mengikuti senam pagi yang dilanjutkan dengan pengecekan tekanan darah serta kadar gula darah oleh tenaga medis dari Puskesmas Tonusu.
Melalui konsolidasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di wilayah III dapat semakin solid dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan secara merata di Sulawesi Tengah.
Sumber: