8 PNS Baru Ditjenpas Sulteng Dilantik, Kakanwil Tekankan Integritas dan Layanan Bebas Pungli

8 PNS Baru Ditjenpas Sulteng Dilantik, Kakanwil Tekankan Integritas dan Layanan Bebas Pungli

Kanwil Ditjenpas Sulteng resmi melantik dan mengambil sumpah delapan PNS formasi tahun 2025.-Foto: ditjenpas.go.id-

Palu, Disway.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah resmi melantik dan mengambil sumpah delapan Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2025. Hal ini menandai dimulainya pengabdian para ASN baru dalam mendukung tugas pemasyarakatan dan pelayanan publik.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menegaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah bukan sekadar seremoni administratif, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai aparatur negara yang melayani masyarakat.

Menurutnya, ASN saat ini dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang memadai, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan birokrasi yang semakin dinamis serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

“Status sebagai PNS bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, institusi, dan negara. Karena itu, integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Bagus dilansir dari ditjenpas, Sabtu (13/6/2026).

Dalam arahannya, Bagus juga mengingatkan seluruh ASN di lingkungan pemasyarakatan agar menjauhi segala bentuk penyimpangan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat, termasuk praktik pungutan liar, gratifikasi, maupun penyalahgunaan kewenangan.

“Tidak boleh ada ruang bagi pungutan liar, gratifikasi, penyalahgunaan wewenang, ataupun praktik yang bertentangan dengan nilai integritas. Seluruh layanan Pemasyarakatan harus diberikan secara profesional, transparan, akuntabel, dan yang terpenting tanpa dipungut biaya dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Ia menekankan seluruh layanan yang diberikan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah wajib dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip pelayanan prima dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan bebas korupsi, Kanwil Ditjenpas Sulteng terus melakukan pembinaan serta pengawasan secara berkelanjutan terhadap seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

Tak hanya itu, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk melaporkan apabila menemukan indikasi pungutan liar, gratifikasi, ataupun bentuk penyalahgunaan wewenang dalam pelayanan pemasyarakatan.

“Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, kami tidak akan mentoleransi. Setiap laporan akan ditindaklanjuti dan diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui pelayanan yang bersih dan berintegritas,” kata Bagus.

Selain menjaga integritas, para PNS yang baru dilantik juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta membangun budaya kerja yang inovatif guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Salah satu PNS yang baru diambil sumpahnya, Sabila Miftakhul Rizki, mengaku bersyukur atas amanah yang diterimanya dan siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Pelantikan ini menjadi motivasi bagi saya untuk memberikan pengabdian terbaik. Kami telah diingatkan untuk menjaga integritas dan memberikan pelayanan yang bersih kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut akan menjadi pegangan kami dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” ungkap Sabila.

Pelantikan delapan PNS formasi 2025 tersebut menjadi bagian dari langkah Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.

Sumber: